Ola Bini Bebas Setelah 71 Hari Ditahan Tanpa Dakwaan

Ola Bini | Getty Images lewat Tellerreport.com

Setelah ditahan selama 71 hari tanpa dakwaan dari Jaksa Agung Ekuador terkait dugaan kejahatan serangan siber, Pengadilan Provinsi Pichincha pada 20 Juni lalu akhirnya memerintahkan pembebasan Ola Bini.

Keputusan itu diambil oleh hakim Yadira Proaño setelah mengabulkan permintaan habeas corpus yang artinya penahanan tersebut dianggap sewenang-wenang karena dilakukan tanpa didukung bukti.

Pengadilan nantinya akan mengharuskan warga negara Swedia itu melapor secara berkala ke pihak berwenang dan dilarang meninggalkan Ekuador. Alasannya, aktivis privasi digital tersebut masih dalam penyelidikan berlanjut atas tuduhan peretasan yang dilakukannya.

Berbicara singkat setelah sidang sebelum dipindahkan oleh pihak berwenang, begini yang dikatan Ola Bini.

Saya tidak bebas. Saya keluar dari penjara besok, tetapi saya tidak bebas selama investigasi yang tidak sah ini masih berlangsung, selama penganiayaan ilegal ini berlanjut, saya masih tidak akan bebas. Tetapi kita akan membuktikan, kita akan membuktikan bahwa saya tidak bersalah, dan ini akan berakhir.

Menurut Associated Press, penyelidik dari Amerika Serikat (AS) telah mendapat izin dari Ekuador untuk menanyai pria berambut mohawk itu pada 27 Juni mendatang. Adapun sebelumnya Ola Bini telah berkali-kali menegaskan bahwa dia bukanlah seorang peretas, melainkan seorang programmer.

Penjelasan mengapa dan bagaimana Ola Bini ditangkap oleh otoritas Ekuador, berikut ulasannya dalam format IG Story.

Comments

comments